KSEI LiSEnSi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melaksanakan Kajian Mingguan LiSEnSi (KAMIL) yang dilakukan secara daring dengan aplikasi Google Meet dan diadakan live pada youtube channel KSEI LiSEnSi UIN Jakarta pada hari Sabtu, 16 Mei 2020. Adapun tema yang disampaikan pada KAMIL ini yaitu mengenai β€œMillenial Melek ZISWAF”. Tema ini diangkat dengan alasan karena masih kurangnya literasi masyarakat Indonesia terhadap ZISWAF, padahal ZISWAF menjadi salah satu instrumen penting dalam agama Islam yang bertujuan untuk kemaslahatan umat.

KAMIL pada kali ini menghadirkan pemateri Prilla Kurnia Ningsih, Lc., M.E.Sy. yang merupakan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta moderator pada acara ini yaitu Erina Novanti yang merupakan Wakil Koordinator Keilmuan KSEI LiSEnSi.

Materi yang disampaikan pada KAMIL kali ini sangat menarik. Materi yang disampaikan berawal dari definisi zakat dimana secara bahasa terdapat empat makna zakat diantaranya Al-barakatu (keberkahan), At-Thohuru (mensucikan), An-Numuw (tumbuh dan berkembang), dan As-Sholahu (keberesan) sedangkan arti zakat sendiri yaitu beribadah kepada Allah dengan cara mengeluarkan sejumlah harta tertentu menurut syariat, dari harta-harta tertentu pada waktu tertentu, kepada orang-orang tertentu, dengan syarat-syarat tertentu. Kemudian terdapat pula jenis-jenis zakat yaitu zakat fitrah dan zakat maal, golongan yang berhak menerima zakat, panduan dalam membayar zakat, keutamaaan dalam zakat.

Selanjutnya definisi dari Infaq, Shodaqoh dan Wakaf. Infaq merupakan mengeluarkan harta secara sukarela tanpa ketentuan tertentu. Shodaqoh merupakan pemberian suatu benda oleh seseorang terhadap orang lain tanpa menharapkan imbalan. Infaq biasanya berupa materi sedangkan shodaqoh biasanya non-materi. Wakaf yaitu hukum wakif untuk menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah atau kesejahteraan umum sesuai syariah. Selain itu, pemateri juga membahas dalil-dalil tentang Infaq, Shodaqoh dan Wakaf baik dalam Al-Qur’an dan juga hadist-hadist yang ada. Kemudian dibahas pula rukunnya, jenis-jenisnya, tujuan dan hikmah dari ZISWAF.

Terdapat problematika mengenai ZISWAF diantaranya adanya kesenjangan yang masih tinggi, kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat muslim millenial mengenai ZISWAF, kapasitas amil zakat yang masih belum merata, kemampuan program dan kemampuan LAZ yang belum merata, minimnya kolaborasi atau sinergi dalam pemerataan dan penyaluran program. Dengan adanya problematika diatas diharapkan setelah mengikuti dan memahami seberapa pentingnya ZISWAF ini diharapkan para generasi Millenial dapat membantu untuk mengembangkan dan memajukan ZISWAF ini di masyarakat dengan tujuan untuk kesejahteraan umat baik dalam hal pembangunan dan juga pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *