Bogor. Lingkar Studi Ekonomi Syariah kembali mengadakan tahap kaderisasi kedua pasca DEI (Diklat Ekonomi Islam) yaitu Upgrading. Upgrading ini sebagai tahap yang harus dilewati anggota LiSEnSi untuk menjadi pengurus LiSEnSi selanjutnya. Tujuannya untuk menempa kader yang akan masuk ke dalam kepengurusan pada periode berikutnya dan juga untuk menumbuhkan loyalitas yang kuat terhadap LiSEnSi. Upgrading kali ini dilaksanakan pada tanggal 28-29 Desember 2019, bertempat di Villa Cenning, Citayam.

Dengan mengusung tema “Mengembangkan Pemimpin yang Agamis, Inisiatif, Kritis dan Berintegritas,” diharapkan agar kader LiSEnSi tidak hanya mempunyai ruhiyah yang baik, namun sikap inisiatif, kritis dan berintegritas ini harus dapat selalu dimunculkan dan dikembangkan. Sementara itu, upgrading kali ini mengundang 2 (dua) pemateri yang dinilai bisa mengupgrade kualitas diri pengurus, yakni M.Rizky Rizaldi, S.E., M.M., M.Sc sebagai pemateri pertama yang membahas Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan, dan pemateri kedua yakni Shidiq Haryono yang membahas Keteguhan Iman Ekonom Rabbani. Materi yang disampaikan oleh kedua pemateri tersebut dinilai sangat diperlukan bagi para peserta upgrading dan dapat bermanfaat bagi mereka ketika menjadi pengurus selanjutnya.

Selain mendapat asupan materi, para peserta juga mendapatkan beberapa penugasan sebelum mendekati hari H upgrading, salah satunya membuat KTI (Karya Tulis Ilmiah) yang harus dipresentasikan oleh para peserta upgrading di hari pertama. Hal ini masih sama dari tahun sebelumnya, tujuannya untuk melatih mental peserta dalam menyampaikan sesuatu di depan publik. Namun yang tak kalah unik dan berbeda dari tahun sebelumnya adalah para peserta harus melakukan Kampanye Ekonomi Syariah untuk mensosialisasikan terkait Makanan Halal kepada civitas akademika dimulai dari titik kumpul di Sekretariat LiSEnSi. Lalu dimulai sosialisasi itu di Fakultas Sains dan Teknologi, dilanjutkan ke Fakultas Ushuluddin, Fakultas Syariah dan Hukum dan berakhir di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Tujuan dari Kampanye Ekonomi Syariah agar peserta upgrading dapat merasakan atmosfernya dalam mendakwahkan Ekonomi Syariah secara langsung, sehingga mereka akan belajar bahwa untuk memahamkan orang-orang terkait Ekonomi Syariah butuh effort yang luar biasa. Dan juga yang membedakan dari tahun sebelumnya yaitu terkait FGD (Forum Grup Discussion) yang biasanya diisi dengan study case terkait permasalahan kepengurusan LiSEnSi. Kali ini para peserta dibagi beberapa kelompok dan ditugaskan merancang event-event LiSEnSi seperti Milad LiSEnSi, SGD (Small Grup Discussion), Kamil (Kajian Mingguan LiSEnSi), dan lain-lain. Tujuannya agar para peserta mempunyai gambaran terkait program kerja yang akan dilaksanakan di periode berikutnya.

Secara garis besar untuk upgrading kali ini memang tidak terlalu banyak perbedaan. Namun dalam pelaksanaannya terkait ruhiyah, etika, ukhuwah, kedisiplinan, inisiatif, kritis, dan manajemen emosi sangat ditekankan untuk para peserta upgrading. Dalam acara upgrading ini juga telah ditentukan Calisa (Calon LiSEnSi Satu) yang nantinya dari Calisa tersebut akan dipilih satu orang untuk memimpin estafet dakwah Ekonomi Syariah. Sehingga yang diharapkan dari upgrading kali ini adalah dapat mengupgrade kualitas diri dan dapat menanamkan di hati para peserta untuk terus istiqomah membumikan Ekonomi Syariah di belahan bumi manapun. (Anisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *